Gagal Bawa Pulang Gelar! Raymond/Joaquin Bongkar Penyebab Gugur di Orleans Masters 2026
Minggu, 29 Mar 2026 18:28 WIB
Kabarmalam.com – Langkah ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus terhenti di babak perempat final BWF World Tour Super 300 Orleans Masters 2026. Pasangan harapan Indonesia ini gagal melaju ke semifinal setelah ditaklukkan oleh wakil Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjæer, dalam pertarungan sengit tiga gim.
Masalah Fokus dan Kontrol Emosi Jadi Sorotan
Bertanding di Palais des Sports, Orleans, Prancis, Raymond/Joaquin sebenarnya sempat memberikan perlawanan hebat. Namun, mereka akhirnya menyerah dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21. Usai laga, Joaquin mengakui bahwa menjaga fokus di tengah jadwal turnamen Eropa yang padat merupakan tantangan yang sangat berat.
“Kami harus belajar kontrol emosi. Tidak mudah menjalani tur Eropa dengan tiga turnamen beruntun ini, terutama dari segi menjaga fokus pikirannya. Ini harus dikuatkan lagi,” ungkap Joaquin penuh penyesalan.
Terburu-buru di Poin Krusial
Raymond Indra menambahkan bahwa mereka kehilangan ketenangan saat memasuki gim penentu. Status sebagai unggulan ketiga ternyata memberikan beban tersendiri saat menghadapi situasi tertekan.
“Kuncinya di start gim ketiga, kami terlalu terburu-buru dan tidak tenang. Tidak seperti di gim kedua. Ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan bagaimana menjaga fokus di situasi rubber game,” jelas Raymond.
Sulit Adaptasi dengan Kondisi Lapangan
Selain faktor mental, pasangan juara Australia Open 2025 ini juga mengeluhkan kondisi teknis di lapangan. Perbedaan karakteristik shuttlecock di Orleans Masters dibandingkan dengan All England dan Swiss Open membuat mereka kesulitan beradaptasi dengan cepat.
Beberapa poin evaluasi utama mereka adalah:
- Manajemen emosi saat poin kritis.
- Konsistensi fokus dalam jadwal turnamen yang padat.
- Kecepatan adaptasi terhadap perubahan jenis shuttlecock dan situasi lapangan.
Dengan gugurnya Raymond/Joaquin, Indonesia dipastikan tanpa gelar di sektor ganda putra pada ajang Orleans Masters 2026. Hal ini menjadi catatan penting bagi tim bulutangkis Indonesia untuk segera berbenah menghadapi turnamen berikutnya.