Ikuti Kami
kabarmalam.com

Strategi Baru Mendag! Amankan Jalur Ekspor ke Uni Eropa dari Ancaman Krisis Logistik

Jurnal | kabarmalam.com
Sabtu, 28 Mar 2026 07:18 WIB
Strategi Baru Mendag! Amankan Jalur Ekspor ke Uni Eropa dari Ancaman Krisis Logistik

Kabarmalam.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso terus bergerak cepat untuk memastikan kelancaran arus ekspor Indonesia ke pasar internasional. Kali ini, dalam forum Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Indonesia secara khusus mendesak Uni Eropa untuk mencari solusi atas kendala logistik global yang kian menantang.

Isu logistik ini menjadi poin krusial yang dibahas delegasi Indonesia bersama perwakilan Uni Eropa di sela-sela forum tersebut. Langkah ini diambil guna mengantisipasi hambatan distribusi yang bisa mengganggu arus perdagangan saat kerja sama Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) resmi berjalan penuh.

Persiapan Implementasi I-EU CEPA

Budi Santoso menjelaskan bahwa efisiensi rantai pasok adalah kunci utama dalam keberhasilan perjanjian kemitraan ekonomi tersebut. “Saya minta ke delegasi kita untuk bertemu dengan tim dari Uni Eropa untuk membahas nanti implementasi Uni Eropa-nya seperti apa dengan kondisi sekarang, salah satunya sebenarnya yang dibahas adalah terkait logistik,” ujarnya di Jakarta.

Baca Juga  Laba Bank Jatim Tembus Rp1,54 Triliun, Ini Rahasia di Balik Lonjakan Cuan 2025!

Ketegangan geopolitik dunia dan melonjaknya biaya energi saat ini telah mengubah peta pelayaran internasional serta melambungkan ongkos transportasi. Kondisi ini dipandang sebagai tantangan serius bagi para eksportir tanah air jika tidak segera diantisipasi sejak dini.

Benahi Sistem Logistik Nasional

Tak hanya melakukan lobi internasional, pemerintah juga menjadikan situasi ketidakpastian global ini sebagai momentum untuk melakukan perbaikan besar-besaran pada sistem logistik nasional. Fokus utama pemerintah saat ini meliputi:

  • Pembenahan regulasi perdagangan internasional.
  • Peningkatan efisiensi operasional di berbagai pelabuhan.
  • Penyederhanaan proses birokrasi dan administrasi ekspor.

Mendag optimistis bahwa dengan kesiapan logistik yang lebih mumpuni dan integrasi kerja sama yang kuat, produk-produk asal Indonesia akan memiliki daya saing yang jauh lebih tinggi di pasar Eropa. “Ini sedang kita lakukan bareng-bareng dengan Depalindo untuk menghilangkan hambatan-hambatan yang selama ini mempersulit ekspor kita,” pungkas Budi.

Baca Juga  Dunia Heboh! Ribuan Turis Spanyol Serbu Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran Siapkan Rencana Besar
Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com