Jejak Karier Arsul Sani: Dari Petinggi Partai Hingga Jadi Hakim MK, Siapa Sosoknya?
Jumat, 27 Mar 2026 01:53 WIB
Kabarmalam.com – Arsul Sani kini resmi mengemban amanah sebagai Hakim Konstitusi setelah dilantik pada 18 Januari 2024 lalu. Sosoknya menjadi sorotan publik lantaran ia melangkah ke kursi Mahkamah Konstitusi (MK) dengan latar belakang politisi senior yang sangat berpengalaman di tanah air.
Langkah Menuju Kursi Mahkamah Konstitusi
Arsul Sani diajukan oleh DPR RI untuk menggantikan Wahiduddin Adams yang telah memasuki masa purna tugas karena pensiun. Pelantikannya didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 102 P Tahun 2023. Sebelum menduduki kursi hakim, Arsul memiliki rekam jejak yang sangat panjang, mulai dari praktisi hukum, organisasi bantuan hukum, hingga menduduki pucuk pimpinan di lembaga legislatif.
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan Mentereng
Lahir di Pekalongan pada 8 Januari 1964, Arsul tumbuh di lingkungan keluarga yang religius. Ayahnya adalah Kiai Haji Abdullah Fadjari, seorang ulama terpandang di Nahdlatul Ulama (NU). Pendidikan tingginya dimulai di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada tahun 1987.
Haus akan ilmu, ia melanjutkan studi ke University of Technology Sydney (UTS) untuk program Advance Comparative Law, kemudian menempuh magister di London School of Public Relations (LSPR) Jakarta. Terakhir, ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Collegium Humanum – Warsaw Management University di Polandia pada tahun 2023.
Karier Moncer di Bidang Hukum dan Politik
Sebelum terjun ke dunia politik, Arsul adalah seorang advokat andal. Ia mengawali karier sebagai pembela umum sukarela di LBH Jakarta, bekerja di firma hukum internasional, hingga akhirnya mendirikan firma hukum sendiri, SAP Advocates. Namanya semakin dikenal luas saat ia bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.
Di parlemen, Arsul Sani pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI di Komisi III yang membidangi hukum dan keamanan. Puncak karier legislasinya tercapai saat ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 2019-2024. Pengalamannya yang luas di dunia legislasi menjadi modal kuat bagi perannya saat ini sebagai penjaga konstitusi.
Kehidupan Pribadi dan Integritas
Arsul Sani menikah dengan Sukma Violetta, yang juga merupakan tokoh hukum terkemuka dan mantan Wakil Ketua Komisi Yudisial. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak. Meskipun sempat diterpa isu miring terkait validitas ijazahnya saat proses seleksi, Arsul dengan tegas membuktikan integritasnya melalui bukti-bukti pendidikan yang sah.