Gebrakan Prabowo! Ini 10 Tokoh Kuat yang Bakal Rombak Institusi Polri
Jumat, 27 Mar 2026 03:08 WIB
Kabarmalam.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik sepuluh tokoh berpengaruh sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri dalam upacara khidmat di Istana Merdeka, Jakarta. Pembentukan komisi strategis ini berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komite Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dipimpin Tokoh Hukum Senior
Langkah besar ini dipimpin oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008, Jimly Asshiddiqie, yang dipercaya menjabat sebagai ketua sekaligus anggota. Kehadiran tokoh-tokoh besar dalam tim ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk membenahi internal kepolisian secara menyeluruh.
Berikut adalah daftar lengkap 10 sosok yang dipercaya memperkuat Komisi Percepatan Reformasi Polri:
- Jimly Asshiddiqie – Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008 (Ketua)
- Yusril Ihza Mahendra – Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
- Otto Hasibuan – Wakil Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
- Jenderal (Purn) Tito Karnavian – Menteri Dalam Negeri dan mantan Kapolri
- Supratman Andi Agtas – Menteri Hukum
- Mahfud MD – Mantan Menko Polhukam dan Ketua MK periode 2008–2013
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo – Kapolri aktif
- Jenderal (Purn) Idham Aziz – Eks Kapolri periode 2019–2021
- Jenderal (Purn) Badrodin Haiti – Eks Kapolri periode 2015–2016
- Ahmad Dofiri – Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan dan reformasi kepolisian
Sumpah Setia dan Harapan Publik
Dalam prosesi pelantikan yang dihadiri jajaran menteri kabinet, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan. Para anggota komisi berkomitmen untuk setia pada UUD 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi bakti kepada bangsa dan negara.
Pembentukan komisi ini merupakan respons nyata Presiden Prabowo terhadap keinginan kuat masyarakat yang menuntut perubahan sistem dan peningkatan kinerja kepolisian. Dengan formasi tokoh lintas generasi dan keahlian ini, reformasi di tubuh Polri diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik di Indonesia.