Dortmund vs Gladbach: Ambisi Niko Kovac Persembahkan Kado Akhir Tahun Spesial!
Rabu, 25 Mar 2026 01:01 WIB
Kabarmalam.com – Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, menegaskan ambisinya untuk menutup kalender tahun 2025 dengan hasil maksimal saat menjamu Borussia Monchengladbach. Laga lanjutan kompetisi Liga Jerman musim 2025/2026 ini dijadwalkan bakal berlangsung di Stadion Signal Iduna Park pada Sabtu dini hari WIB. Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan sebuah kesempatan emas bagi Die Borussen untuk memberikan kado akhir tahun yang manis bagi para pendukung setianya yang selalu memadati tribun kuning ikonik mereka.
Niko Kovac secara terbuka menyatakan bahwa timnya tidak memiliki pilihan lain selain meraih tiga poin penuh di hadapan publik sendiri. “Kami ingin memenangkan pertandingan terakhir pada tahun 2025 ini. Itulah tujuan utama kami sebelum memasuki masa jeda,” ujar Kovac sebagaimana dilansir dari laman resmi klub. Mantan pelatih Bayern Muenchen tersebut menyadari betul bahwa kemenangan di laga penutup tahun akan memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi skuadnya dalam menatap persaingan ketat di paruh kedua musim mendatang.
Badai Absensi Pemain Pilar Dortmund
Meskipun mengusung misi wajib menang, Kovac harus memutar otak lebih keras lantaran krisis pemain yang sedang melanda timnya. Dortmund dipastikan akan tampil pincang tanpa kehadiran empat pemain kunci mereka. Ramy Bensebaini harus absen karena harus membela timnas Aljazair di ajang Piala Afrika 2025. Selain itu, bintang muda yang tengah naik daun, Jobe Bellingham, juga tidak bisa diturunkan akibat sanksi larangan bermain dalam dua pertandingan. Masalah pertahanan semakin pelik dengan cederanya Waldermar Anton dan Aaron Anselmino yang hingga kini masih dalam proses pemulihan medis.
Waspadai Kebangkitan Monchengladbach di Bawah Eugen Polanski
Kovac juga memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya untuk tidak meremehkan kekuatan Borussia Monchengladbach. Sejak ditangani oleh Eugen Polanski, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan Gerardo Seoane pada September 2025 lalu, Gladbach menunjukkan grafik permainan yang jauh lebih stabil dan sulit dikalahkan. Kovac menilai bahwa lawan mereka kali ini memiliki pertahanan yang sangat disiplin dan sangat mematikan dalam skema serangan balik cepat.
“Mereka sempat mengalami kesulitan di awal musim, namun Eugen kini telah menstabilkan tim. Dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka menunjukkan perkembangan yang luar biasa bagus. Mereka adalah tim yang sangat sulit untuk dihadapi, bertahan dengan sangat solid, dan selalu mencari peluang lewat counter-attack,” tutur pelatih berusia 54 tahun tersebut menambahkan.
Magis Signal Iduna Park Jadi Senjata Utama
Faktor dukungan kandang menjadi alasan utama mengapa Niko Kovac tetap merasa optimis meski skuadnya tidak lengkap. Stadion Signal Iduna Park dikenal dunia memiliki atmosfer yang luar biasa, terutama di laga-laga krusial penutup tahun. Kovac sangat berharap energi dari suporter bisa menjadi ‘pemain ke-12’ yang memacu semangat juang Dortmund di lapangan.
Sejarah juga berpihak pada tuan rumah. Dortmund memiliki rekor apik di kandang pada pertandingan penutup tahun, di mana kekalahan terakhir mereka di momen serupa terjadi lebih dari satu dekade lalu, tepatnya pada tahun 2013 saat ditaklukkan oleh Hertha Berlin. Selebihnya, Signal Iduna Park selalu menjadi benteng yang angker bagi tim tamu di penghujung tahun.
Persaingan Ketat di Papan Atas Klasemen
Saat ini, Borussia Dortmund bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Jerman dengan koleksi 29 poin. Mereka bersaing sangat ketat dengan RB Leipzig di posisi kedua yang memiliki jumlah poin yang sama, namun Dortmund kalah dalam produktivitas selisih gol. Kemenangan atas Gladbach sangat krusial agar mereka tetap berada di jalur persaingan gelar juara dan tidak tertinggal lebih jauh dari pemuncak klasemen.
Di sisi lain, Borussia Monchengladbach masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen dengan raihan 16 poin dari 14 laga. Meski terpaut jarak yang cukup jauh, motivasi Gladbach untuk memperbaiki posisi di klasemen diprediksi akan membuat laga ini berjalan sangat sengit sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.