Siaga Penuh! GT Cileunyi Pasang Strategi Khusus Hadapi Ledakan Arus Balik Hari Ini
Selasa, 24 Mar 2026 02:55 WIB
Kabarmalam.com — Menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret, PT Jasa Marga menyiapkan berbagai langkah antisipatif di Gerbang Tol (GT) Cileunyi, Kabupaten Bandung. Lonjakan kendaraan diperkirakan meningkat tajam seiring berakhirnya masa cuti bersama.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa prediksi tersebut didasarkan pada pola pergerakan masyarakat yang kembali ke wilayah asal setelah libur panjang Lebaran berakhir.
Sejak Senin, pihak pengelola tol mulai mengoptimalkan berbagai aspek layanan guna menghindari kemacetan parah di gerbang tol. Salah satu langkah utama adalah memastikan ketersediaan mobile reader dan fasilitas top up e-Toll untuk mempercepat proses transaksi kendaraan.
Selain itu, kesiapan petugas di lapangan juga menjadi perhatian utama. Jasa Marga memastikan seluruh personel memiliki kompetensi yang memadai serta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP). Upaya ini diperkuat dengan optimalisasi tujuh gardu tol serta bantuan tap kartu oleh petugas untuk memperlancar arus kendaraan.
Langkah-langkah tersebut dilakukan agar rasio volume kendaraan terhadap kapasitas jalan (V/C ratio) tetap berada di bawah angka 0,8. Artinya, kondisi lalu lintas diharapkan tetap terkendali dan tidak mengalami kemacetan total meskipun volume kendaraan meningkat.
Data terbaru menunjukkan bahwa arus balik sudah mulai terasa sejak 22 Maret. Tercatat sebanyak 39.356 kendaraan masuk melalui GT Cileunyi, meningkat 18,76 persen dibandingkan volume normal yang mencapai 33.140 kendaraan.
Kenaikan ini diperkirakan akan terus berlanjut, terutama dengan meningkatnya pergerakan kendaraan dari arah timur menuju barat atau ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Sementara itu, di GT Pasteur, volume kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan. Tercatat 35.619 kendaraan melintas, naik 2,06 persen dibandingkan kondisi normal.
Dengan tren peningkatan ini, pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari jam-jam puncak, serta memastikan kesiapan kendaraan dan saldo e-Toll sebelum memasuki jalan tol.
Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci agar arus balik Lebaran tahun ini tetap berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.