Ikuti Kami
kabarmalam.com

Mudik Meledak! Arus ke Timur Trans Jawa Tembus 129%, Ini Fakta Mengejutkannya

Jurnal | kabarmalam.com
Selasa, 24 Mar 2026 02:43 WIB
Mudik Meledak! Arus ke Timur Trans Jawa Tembus 129%, Ini Fakta Mengejutkannya

Kabarmalam.com — Gelombang mudik Lebaran 2026 mencatat lonjakan luar biasa di ruas Tol Trans Jawa, khususnya menuju wilayah timur. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengungkapkan bahwa mobilitas kendaraan ke arah timur melonjak hingga 129,84 persen dibandingkan kondisi normal selama periode 11–22 Maret 2026.

Data menunjukkan sebanyak 790.791 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju arah timur. Angka ini jauh melampaui volume normal yang hanya berada di kisaran 344.067 kendaraan, menandakan tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik hingga H+1 Lebaran.

Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyebut lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya pergerakan masyarakat selama musim Lebaran. Untuk itu, berbagai langkah strategis telah disiapkan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama menjelang puncak arus balik.

Baca Juga  Waduh! Arus Balik ke Jakarta via MBZ Meledak 202 Persen, Pemudik Mulai Serbu Ibu Kota!

Pada data harian 22 Maret 2026 saja, tercatat 61.159 kendaraan bergerak ke arah timur—naik 128,10 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, arus balik mulai terlihat dengan 38.841 kendaraan menuju Jakarta, meningkat 7,25 persen.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak JTT mengoperasikan hingga 22 gardu tol di GT Cikampek Utama arah Jakarta guna mempercepat transaksi dan mengurai antrean kendaraan.

Tak hanya itu, strategi lain juga diterapkan berupa diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama yang berlaku pada 26–27 Maret 2026. Selain itu, potongan tarif 23 persen di ruas Batang–Semarang masih berlangsung hingga akhir Maret untuk membantu distribusi lalu lintas lebih merata.

Baca Juga  Lebaran Terasa Sepi, Ria Ricis Kenang Momen Bersama Mendiang Ayah

Menariknya, meski arus mudik ke timur melonjak tajam, pergerakan kendaraan dari timur menuju Jakarta pada periode H-10 hingga H+1 justru menurun 31,49 persen, dengan total 232.380 kendaraan.

Lonjakan juga terjadi di berbagai titik lain. Di Jawa Tengah, kendaraan menuju Semarang melalui GT Kalikangkung meningkat 127,06 persen. Sementara di GT Banyumanik, arus menuju Solo naik 81,03 persen.

Di Jawa Timur, peningkatan terlihat di GT Warugunung dengan kenaikan hingga 37,58 persen ke arah Jakarta, serta di GT Kejapanan Utama dan GT Singosari yang juga mengalami kenaikan di kedua arah perjalanan.

Melihat tingginya mobilitas ini, JTT mengimbau pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan matang, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.

Baca Juga  Arus Balik Mulai Menggila! 56 Ribu Kendaraan Serbu Tol Cipali Arah Jakarta dalam Semalam

Selain itu, kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik juga menjadi hal penting agar perjalanan tetap lancar tanpa hambatan di tengah padatnya arus lalu lintas Lebaran tahun ini.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com