Ikuti Kami
kabarmalam.com

Bikin Takjub! Turis Taiwan Ini Ngaku Ingin Pindah ke IKN, Ternyata Ini Alasannya

Jurnal | kabarmalam.com
Selasa, 24 Mar 2026 22:51 WIB
Bikin Takjub! Turis Taiwan Ini Ngaku Ingin Pindah ke IKN, Ternyata Ini Alasannya

Kabarmalam.com – Pesona Ibu Kota Nusantara (IKN) tampaknya tidak hanya menyihir masyarakat lokal, tetapi juga mulai mencuri perhatian dunia internasional. Proyek raksasa yang terletak di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur ini, kini menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara. Salah satu cerita menarik datang dari seorang turis asal Taiwan bernama Snow, yang secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk menetap di ibu kota baru Indonesia tersebut.

Turis Taiwan Terpesona Konsep Hijau IKN

Snow mengungkapkan kekagumannya saat mengunjungi IKN pada momen libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Baginya, IKN bukan sekadar pusat pemerintahan masa depan, melainkan sebuah kota impian yang menawarkan harmoni antara kemajuan infrastruktur dan kelestarian alam. Ia terpukau dengan desain bangunan yang ramah lingkungan dan tertata dengan sangat rapi, jauh dari kesan semrawut perkotaan pada umumnya.

Baca Juga  IHSG Terancam Merosot ke Level 6.800? Simak Dampak Ngeri Konflik AS-Iran Bagi Investor!

“IKN akan menjadi ibu kota negara yang luar biasa. Saya merasa sangat nyaman di sini dan ingin sekali pindah serta menetap di IKN ketika kotanya sudah benar-benar berfungsi penuh sebagai ibu kota negara,” ujar Snow dengan nada antusias saat dimintai kesan-kesannya di kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Bukan Sekadar Hutan, IKN Jadi Destinasi Wisata Modern

Tak hanya turis asing, warga lokal pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Florensia, seorang pengunjung asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengaku sangat terkesan dengan transformasi wilayah tersebut. Ia menyebut bahwa atmosfer di IKN terasa sangat berbeda dari citra Kalimantan yang selama ini dikenal. Bangunan-bangunan di IKN yang mengusung konsep berkelanjutan dinilai memberikan standar baru bagi perkotaan di Indonesia.

Baca Juga  IHSG Meroket Tajam! Ternyata Ini Alasan di Balik Penguatan Bursa Pagi Ini

“Bangunan di IKN berkonsep ramah lingkungan dan jujur saja serasa bukan sedang berada di Kalimantan. Ini patut dikagumi dan saya berharap pembangunannya terus berkembang pesat sehingga tidak kalah dengan kota-kota besar di Pulau Jawa,” tambah Florensia dengan penuh rasa bangga.

Angka Pengunjung Meledak Selama Libur Lebaran

Animo masyarakat untuk menyaksikan langsung wajah masa depan Indonesia memang sangat luar biasa. Berdasarkan data yang dirilis oleh Otorita IKN, selama periode libur Lebaran tersebut, tercatat sebanyak 143.126 orang memadati kawasan IKN. Tidak hanya itu, mobilitas kendaraan yang masuk ke kawasan ini mencapai angka fantastis, yakni sebanyak 30.544 unit kendaraan.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menyediakan berbagai fasilitas penunjang demi kenyamanan para pengunjung. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang edukatif.

Baca Juga  Siap-Siap Borong! BSA Logistics IPO Perdana 2026, Cek Harga dan Jadwalnya di Sini!

“Fasilitas yang kami sediakan bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati kunjungan ke IKN dengan rasa nyaman, aman, dan tentunya meninggalkan kesan yang mendalam,” jelas Troy Pantouw. Menurutnya, IKN didesain untuk menjadi ruang publik yang inklusif, di mana semua lapisan masyarakat bisa merasakan kemajuan teknologi dan visi besar Indonesia di masa depan.

Dengan beragam sarana pendukung yang terus dilengkapi, IKN optimis dapat menjadi simbol kemajuan bangsa yang diakui di mata dunia. Visi menciptakan kota pintar yang ramah lingkungan kini mulai terlihat nyata, menarik minat siapa saja—termasuk warga dunia—untuk menjadi bagian dari sejarah baru Indonesia di tanah Kalimantan.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com