AS Roma Gugur Dramatis di Coppa Italia! Gol Menit Akhir Bikin Gian Piero Gasperini Terpukul
Selasa, 24 Mar 2026 23:51 WIB
Kabarmalam.com – Nasib tragis harus dialami AS Roma dalam lanjutan babak 16 besar Piala Italia musim 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Olimpico Roma, tim serigala ibu kota harus merelakan tiket perempat final setelah ditaklukkan oleh Torino dengan skor tipis 2-3 pada Rabu dini hari WIB. Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan karena gol penentu lawan tercipta tepat di penghujung laga melalui skema bola mati yang tidak terduga dan meruntuhkan harapan tuan rumah yang sudah berjuang keras sepanjang pertandingan.
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah pertandingan sengit tersebut berakhir. Ia menyebut gol yang tercipta melalui skema sepak pojok di menit ke-90 menjadi sebuah pukulan telak yang meruntuhkan mentalitas timnya secara seketika. Gasperini mengakui bahwa saat pertandingan memasuki menit-menit krusial tersebut, timnya sudah mulai berpikir dan bersiap untuk melanjutkan laga ke babak adu penalti yang menegangkan, namun takdir berkata lain.
Drama Lima Gol di Stadion Olimpico
Jalannya pertandingan sendiri berlangsung sangat sengit dengan aksi saling balas gol yang memanjakan mata penonton. Torino berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Che Adams di menit ke-35, namun Roma langsung bangkit di awal babak kedua melalui gol penyama kedudukan dari Mario Hermoso pada menit ke-46. Pertandingan semakin memanas ketika memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal dengan intensitas yang sangat tinggi dari kedua kesebelasan.
Drama kembali berlanjut saat Che Adams kembali mencetak gol keduanya untuk Torino di menit ke-82. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk merespons, Antonio Arena sukses menyamakan skor menjadi 2-2 hanya selang satu menit kemudian. Sayangnya, impian Roma untuk membalikkan keadaan atau setidaknya memaksakan adu penalti sirna ketika Emirkhan Ilkhan memanfaatkan bola muntah dari kiper Mile Svillar tepat pada menit ke-90 setelah situasi sepak pojok yang kacau di depan gawang Roma.
Evaluasi Gasperini dan Harapan Masa Depan Giallorossi
Meski menelan kekalahan yang sangat pahit di menit-menit akhir, Gasperini mencoba untuk tetap melihat sisi positif dari penampilan anak asuhnya di lapangan hijau. Ia memuji semangat juang para pemain, terutama barisan pemain muda yang menunjukkan determinasi tinggi meskipun tim dalam kondisi tertekan. Rotasi pemain yang dilakukan oleh staf kepelatihan dianggap berjalan cukup baik untuk menjaga keseimbangan tim di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik.
“Saya melihat banyak hal positif dalam pertandingan ini. Banyak pemain yang mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan hingga dua kali dalam satu laga. Meskipun hasil akhirnya mengecewakan dan performa kami bukan yang terbaik sepanjang sejarah, semangat mereka tetap patut diapresiasi,” ujar Gasperini seperti dikutip dari laman resmi klub. Dengan hasil ini, Paulo Dybala dan kawan-kawan harus rela memperpanjang puasa gelar Piala Italia mereka yang sudah bertahan sejak musim 2007/2008 yang lalu saat mereka mengalahkan Inter Milan di partai final.