Arus Balik Membludak! Puluhan Ribu Kendaraan Serbu GT Cikampek Utama Menuju Jakarta
Selasa, 24 Mar 2026 22:11 WIB
Kabarmalam.com – Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan kepadatan yang sangat signifikan di sejumlah titik krusial jalur Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan bahwa sebanyak 62.527 unit kendaraan terpantau melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) di Karawang, Jawa Barat, menuju arah Jakarta sepanjang hari Rabu (25/3). Angka ini menjadi bukti nyata bahwa arus balik masyarakat yang ingin kembali ke ibu kota masih terus mengalir deras.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, menjelaskan bahwa lonjakan volume lalu lintas ini sudah terlihat sejak pagi hari. Berdasarkan data pemantauan pada Shift 1 di hari Rabu tersebut, tercatat ada sekitar 23 ribu kendaraan yang memadati GT Cikatama. Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun puncak arus balik pertama telah lewat, tren pergerakan kendaraan menuju Jakarta masih sangat tinggi.
Kepadatan di Jalur Palimanan-Kanci Masih Tinggi
Data harian menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis. Sebelumnya, pada Selasa (24/3), JTT mencatat angka yang jauh lebih tinggi lagi, yakni mencapai 106.000 kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah Jakarta. Ria menambahkan bahwa pihaknya terus bersiaga penuh karena volume kendaraan dari arah timur masih menunjukkan tren peningkatan.
“Pantauan kami di rute Palimanan-Kanci juga menunjukkan volume kendaraan yang masih cukup tinggi. Oleh karena itu, kami terus melakukan monitoring secara ketat selama 24 jam. Penerapan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional, tergantung pada diskresi kepolisian dan kondisi riil di lapangan,” ujar Ria saat memberikan keterangan di Kantor Jasa Marga, GT Cikatama, Rabu malam.
Rekayasa Lalu Lintas dan Kesiapan Gardu Tol
Sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan, pihak JTT sempat memberlakukan sistem contraflow di beberapa titik. Namun, mengikuti instruksi dan diskresi dari pihak kepolisian, JTT telah menghentikan sistem contraflow dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terhitung mulai pukul 20:52 WIB.
Demi menjamin kelancaran transaksi di gerbang tol, JTT telah mengaktifkan sebanyak 18 gardu tol yang dikhususkan untuk melayani kendaraan dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta. Sementara itu, untuk melayani pengguna jalan yang masih melakukan perjalanan dari arah Jakarta menuju Timur Trans Jawa, pihak pengelola menyiapkan 12 gardu tol yang beroperasi secara optimal.
Waspada Puncak Arus Balik Susulan pada 29 Maret
Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi lalu lintas dan mengatur waktu perjalanan dengan sangat bijak. Pasalnya, JTT memproyeksikan akan terjadi puncak arus balik susulan yang diprediksi jatuh pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, diperkirakan akan ada sekitar 91.000 kendaraan yang akan memadati GT Cikatama secara bersamaan.
“Proyeksi awal kami untuk tanggal 29 Maret mencapai 91.000 kendaraan. Segala bentuk rekayasa lalu lintas, termasuk kebijakan buka-tutup di rest area, akan terus kami koordinasikan dengan pihak kepolisian untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan,” tutup Ria. Dengan adanya potensi kepadatan luar biasa di akhir pekan nanti, para pemudik disarankan untuk pulang lebih awal guna menghindari kemacetan panjang di jantung jalur tol Trans Jawa.