Ikuti Kami
kabarmalam.com

Arus Balik Jawa-Bali Tetap Terkendali! Ribuan Kendaraan dan Penumpang Membludak Tapi Lancar

Jurnal | kabarmalam.com
Selasa, 24 Mar 2026 02:51 WIB
Arus Balik Jawa-Bali Tetap Terkendali! Ribuan Kendaraan dan Penumpang Membludak Tapi Lancar

Kabarmalam.com — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan operasional penyeberangan kapal di lintasan Ketapang (Banyuwangi)–Gilimanuk (Bali) tetap berjalan lancar meski terjadi lonjakan arus balik Lebaran 2026. Hingga H+1 Lebaran, pergerakan kendaraan dan penumpang masih berada dalam batas kapasitas layanan yang dapat ditangani dengan baik.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa pola kedatangan kendaraan yang merata menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proses bongkar muat kapal. Hal ini membuat antrean tidak menumpuk dan layanan tetap efisien di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Optimalisasi jumlah perjalanan kapal (trip) serta pengaturan pola sandar juga menjadi strategi utama dalam menghadapi lonjakan arus balik. Meski trafik meningkat signifikan, operasional penyeberangan tetap terkendali tanpa hambatan berarti.

Baca Juga  IHSG Kamis Pagi Tancap Gas ke Level 7.313, Sinyal Cuan Datang?

Data dari Posko Angkutan Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk menunjukkan bahwa pada Hari Lebaran Kedua, tercatat 156 trip kapal dengan total 23.929 penumpang—naik 9,5 persen dibandingkan tahun lalu. Kendaraan roda dua menjadi penyumbang terbesar dengan 3.995 unit, disusul kendaraan roda empat sebanyak 2.948 unit.

Secara total, kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 7.377 unit, meningkat 14,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dari Bali menuju Pulau Jawa selama arus balik.

Sementara itu, dari arah sebaliknya, yakni Ketapang menuju Gilimanuk, tercatat 162 trip kapal dengan total 26.424 penumpang. Kendaraan logistik mengalami lonjakan signifikan hingga 64,6 persen, menunjukkan aktivitas distribusi barang tetap berjalan dinamis di tengah masa libur Lebaran.

Baca Juga  Menuju 100 Tahun Jam Gadang, Wali Kota Bukittinggi Temui Dubes Jerman, Belanda, dan Inggris

Untuk kendaraan roda empat tercatat sebanyak 3.320 unit, bus 219 unit, dengan total kendaraan mencapai 7.540 unit atau naik 4,2 persen.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga Hari Lebaran Kedua, jumlah penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 246.892 orang dengan total 51.514 kendaraan. Sementara dari Bali ke Jawa, tercatat 541.215 penumpang dengan 172.689 kendaraan—mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 5,1 persen dan 6 persen.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan arus balik yang diterapkan mampu mengakomodasi lonjakan penumpang dan kendaraan secara optimal.

Dikutip dari laporan terkait, pengaturan operasional yang matang menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan di salah satu jalur tersibuk selama periode Lebaran ini.

Baca Juga  Jangan Salah Waktu! Bandara Kualanamu Ungkap Hari Paling Padat Arus Balik Lebaran 2026
Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com