Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tol MBZ Dibuka-Tutup Mendadak! Lonjakan Kendaraan Picu Rekayasa Lalu Lintas Darurat

Jurnal | kabarmalam.com
Senin, 23 Mar 2026 05:29 WIB
Tol MBZ Dibuka-Tutup Mendadak! Lonjakan Kendaraan Picu Rekayasa Lalu Lintas Darurat

KABARMALAM.COM — Kepadatan kendaraan yang terus meningkat memaksa diberlakukannya rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup akses di ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ), Minggu. Kebijakan ini diterapkan secara situasional oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) berdasarkan diskresi kepolisian.

General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, mengungkapkan bahwa penutupan sementara akses masuk menuju arah Cikampek mulai diberlakukan sejak pukul 09.10 WIB. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk mengurai kepadatan yang kian meningkat di jalur tersebut.

Menurutnya, skema buka-tutup ini bertujuan mencegah penumpukan kendaraan, khususnya di titik krusial pertemuan antara Jalan Layang MBZ dengan ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting. Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, kebijakan ini juga difokuskan untuk memastikan keselamatan para pengguna jalan.

Baca Juga  Ingin Menikah Secara Katolik? Simak Aturan Status Liber yang Wajib Dipenuhi Calon Mempelai!

Penerapan sistem ini bersifat dinamis. Akses akan kembali dibuka setelah kondisi lalu lintas dinilai normal dan terkendali. Pihak JJC bersama kepolisian terus melakukan pemantauan intensif serta pengaturan lalu lintas secara real-time di lapangan.

Lonjakan volume kendaraan menjadi faktor utama di balik kebijakan ini. Data menunjukkan, pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Sabtu (21/3), jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui ruas MBZ mencapai 53.366 unit—melonjak drastis hingga 76,43 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya 30.247 kendaraan.

Peningkatan ini terjadi sepanjang hari dengan tren yang terus menanjak. Pada pagi hari, kenaikan tercatat sebesar 35,69 persen. Angka tersebut melonjak pada siang hari menjadi 88,21 persen, dan mencapai puncaknya pada malam hari dengan lonjakan signifikan hingga 195,81 persen.

Baca Juga  Dua Kali Meletus Pagi Ini! Gunung Semeru Semburkan Abu Hingga 1.000 Meter, Warga Diminta Waspada

Sementara itu, arus kendaraan menuju Jakarta relatif stabil. Tercatat sebanyak 26.985 kendaraan melintas, sedikit menurun 0,65 persen dibandingkan volume normal harian sebesar 27.161 kendaraan.

Secara total, sebanyak 80.351 kendaraan melintas di ruas Jalan Layang MBZ dari kedua arah. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, khususnya pada arus keluar dari Jakarta.

Pihak Jasa Marga mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengemudi diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, kendaraan siap digunakan, serta kecukupan bahan bakar maupun daya listrik.

Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk mewaspadai perubahan cuaca seperti hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan. Informasi terkini seputar lalu lintas dapat diakses melalui Call Center 133, akun Twitter @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy.

Baca Juga  Siswa SD dan SMP Bersiap! Pendaftaran TKA 2026 Resmi Dibuka, Ini Tahapannya

Dengan kondisi lalu lintas yang dinamis dan cenderung padat, kewaspadaan dan perencanaan perjalanan menjadi kunci agar perjalanan tetap aman dan lancar.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com