Review Sudah Keluar, Saham Langsung Anjlok! Pearl Abyss Kehilangan Hampir 30% Gara-Gara Crimson Desert?
Minggu, 22 Mar 2026 22:34 WIB
Jakarta, Kabarmalam.com — Peluncuran Crimson Desert yang sempat dinanti besar-besaran ternyata membawa dampak tak terduga bagi pengembangnya, Pearl Abyss. Alih-alih meroket, saham perusahaan ini justru dilaporkan turun drastis hingga hampir 30 persen.
Berdasarkan laporan media keuangan Korea Selatan, penurunan saham Pearl Abyss mencapai sekitar 28,96 persen pada 19 Maret 2026 dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Penurunan tajam ini dikaitkan dengan munculnya berbagai ulasan awal (preview) dari Crimson Desert yang dianggap belum memenuhi ekspektasi tinggi para investor.
Padahal, jika dilihat dari respons pemain, game ini justru mendapatkan sambutan yang cukup positif. Banyak gamer memuji luasnya dunia permainan, variasi misi, serta pengalaman open world yang ditawarkan. Namun, ekspektasi yang sudah terbangun selama bertahun-tahun sejak pertama kali diumumkan pada 2019 tampaknya menjadi bumerang tersendiri.
Para investor disebut berharap Crimson Desert menjadi game revolusioner yang mampu melampaui standar industri, bukan sekadar “game bagus”. Ketika hasil review dinilai belum mencapai level tersebut, pasar pun bereaksi negatif.
Meski begitu, kondisi ini belum tentu bertahan lama. Antusiasme pemain masih tergolong tinggi, bahkan angka pre-order dan jumlah pemain aktif menunjukkan minat besar terhadap game ini. Dengan dunia permainan yang diklaim sangat luas—bahkan disebut lebih besar dari beberapa game open world populer—Crimson Desert masih memiliki peluang untuk memperbaiki persepsi pasar.
Ke depan, nasib saham Pearl Abyss sangat bergantung pada performa jangka panjang game ini. Jika mampu mempertahankan jumlah pemain dan meningkatkan kepuasan komunitas, bukan tidak mungkin kepercayaan investor akan kembali pulih.
Untuk saat ini, satu hal yang pasti: perjalanan Crimson Desert masih panjang, dan semua mata tertuju pada bagaimana game ini berkembang dalam beberapa waktu ke depan.