Nostalgia 90-an! Adidas Rilis Jersey Tandang Piala Dunia 2026, Desainnya Bikin Fans Heboh
Minggu, 22 Mar 2026 16:54 WIB
Jakarta, Kabarmalam.com — Adidas resmi meluncurkan deretan jersey tandang terbaru yang akan digunakan sejumlah negara mitranya di ajang Piala Dunia 2026. Peluncuran ini langsung mencuri perhatian karena mengusung tema klasik yang terinspirasi era 1990-an.
Acara perkenalan digelar di Los Angeles, salah satu kota tuan rumah turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dalam koleksi terbarunya, Adidas menghadirkan sentuhan desain retro sekaligus menandai kembalinya logo trefoil ikonik yang terakhir kali digunakan pada Piala Dunia 1990 di Italia.
Peluncuran ini menjadi lanjutan dari perilisan jersey kandang pada November lalu dan mencakup seragam dari 25 federasi sepak bola, termasuk 13 negara yang sudah memastikan diri tampil di putaran final.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah jersey tandang Meksiko. Selain tetap mempertahankan identitas, desain baru mereka menghadirkan nuansa abu-abu dan putih dengan pola geometris khas yang terinspirasi dari seni dan arsitektur lokal. Detail kerah merah dan hitam semakin memperkuat karakter desain tersebut.
Tak kalah menarik, jersey tandang Argentina tampil berani dengan warna dasar hitam yang dipadukan motif floral berwarna biru. Jersey ini diprediksi akan menjadi ikonik, mengingat turnamen 2026 kemungkinan menjadi penampilan terakhir Lionel Messi di Piala Dunia.
Sementara itu, Italia yang masih berjuang lolos melalui jalur playoff juga telah disiapkan jersey bernuansa biru muda dan putih. Desain tersebut terinspirasi dari gaya formal khas tim nasional mereka, lengkap dengan aksen emas sebagai simbol kejayaan empat gelar juara dunia.
Selain itu, Jamaika juga menghadirkan desain unik yang terinspirasi dari budaya musik legendaris mereka. Namun, mereka masih harus berjuang di babak kualifikasi untuk bisa tampil di putaran final.
Dengan kombinasi sentuhan klasik dan modern, koleksi jersey tandang ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling diingat dalam sejarah Piala Dunia.