GOKIL! MacBook Murah Apple Laris Manis—Rekor Penjualan Mac Langsung Pecah
Minggu, 22 Mar 2026 16:06 WIB
MacBook Neo
Kabarmalam.com — Apple kembali mencatatkan pencapaian besar di pasar komputer. CEO Apple, Tim Cook, mengungkapkan bahwa lini Mac baru saja mencetak rekor penjualan tertinggi, tak lama setelah peluncuran produk terbaru mereka.
Salah satu perangkat yang disebut menjadi pendorong utama lonjakan ini adalah MacBook Neo. Laptop ini langsung mencuri perhatian karena dibanderol dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan produk Apple lainnya.
Dalam pernyataannya melalui platform X, Tim Cook menyebut bahwa pekan peluncuran Mac kali ini menjadi yang terbaik sepanjang sejarah, terutama dalam menarik pengguna baru ke ekosistem Apple.
“Mac baru saja mengalami pekan perilisan terbaik untuk para pelanggan Mac. Kami menyukai antusiasmenya,” ujar Cook.
MacBook Neo sendiri hadir sebagai opsi menarik bagi pengguna yang ingin membeli laptop pertama atau beralih dari perangkat berbasis Windows. Di pasar Amerika Serikat, perangkat ini dijual mulai dari 599 dolar AS atau sekitar Rp10 jutaan, bahkan tersedia harga khusus 499 dolar AS untuk kalangan pelajar.
Meski harganya lebih ramah di kantong, Apple tetap menyematkan performa tinggi dengan menghadirkan chip A18 Pro—chip yang sama digunakan pada iPhone 16 Pro. Hal ini menjadikan MacBook Neo sebagai kombinasi unik antara performa flagship dan harga terjangkau.
Dari sisi desain, Apple juga menawarkan pilihan warna yang lebih segar seperti Citrus, Blush, Indigo, hingga Silver yang menjadi ciri khas mereka.
Tak hanya MacBook Neo, Apple juga merilis sejumlah produk lain dalam waktu yang berdekatan, termasuk MacBook Air dengan chip M5 serta MacBook Pro yang dibekali M5 Pro dan M5 Max. Rangkaian peluncuran ini menjadikan periode tersebut sebagai salah satu momen terbesar bagi lini Mac.
Namun demikian, banyak pihak menilai bahwa MacBook Neo menjadi faktor utama di balik lonjakan penjualan tersebut. Harga yang lebih terjangkau dinilai berhasil membuka pintu bagi lebih banyak konsumen untuk pertama kalinya mencoba produk Mac.
Dengan strategi ini, Apple tampaknya semakin agresif memperluas basis penggunanya, sekaligus memperkuat posisinya di pasar laptop global.