Aturan Baru FIFA Bikin Heboh! Tim Putri Kini Wajib Punya Pelatih Perempuan
Minggu, 22 Mar 2026 16:41 WIB
Jakarta, Kabarmalam.com — FIFA resmi mengeluarkan aturan baru yang langsung menyita perhatian dunia sepak bola. Dalam kebijakan terbarunya, setiap tim putri kini diwajibkan memiliki setidaknya dua perempuan di bangku cadangan, dengan salah satunya harus berperan sebagai pelatih atau asisten pelatih.
Aturan ini berlaku untuk seluruh kompetisi resmi FIFA, baik di level tim nasional maupun klub, dan mulai diterapkan dalam waktu dekat. Turnamen pertama yang akan menjalankan regulasi ini adalah ajang Piala Dunia Putri U-20 yang digelar di Polandia pada September mendatang.
Chief Football Officer FIFA, Jill Ellis, menegaskan bahwa langkah ini diambil karena jumlah pelatih perempuan di dunia sepak bola masih sangat terbatas. Menurutnya, perlu ada dorongan nyata untuk mempercepat perubahan dan membuka lebih banyak peluang bagi perempuan di bidang kepelatihan.
Ia juga menyebut bahwa aturan ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi pelatih perempuan yang lebih kuat di masa depan. Kebijakan tersebut turut didukung dengan berbagai program pengembangan yang telah disiapkan FIFA.
Keputusan ini diambil setelah Dewan FIFA menggelar rapat penting, menyusul data yang menunjukkan minimnya pelatih perempuan di panggung besar. Pada Piala Dunia Putri 2023, misalnya, hanya 12 dari 32 pelatih kepala yang merupakan perempuan.
Meski begitu, FIFA menegaskan bahwa aturan ini tidak memaksa tim untuk memecat pelatih pria. Sebaliknya, kebijakan ini mendorong penambahan peran perempuan dalam struktur tim. Jika ada kendala, seperti masalah finansial, FIFA juga siap membantu mencari solusi agar aturan tetap bisa dijalankan.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya juga telah menyuarakan pentingnya meningkatkan keterlibatan perempuan dalam sepak bola, termasuk di posisi strategis seperti pelatih. Aturan baru ini pun menjadi langkah konkret menuju perubahan tersebut.